Karena
Aku Hanya Laki-laki Biasa
Oleh: khairul saleh (ruangkosong97)
Mentari
pagi kali ini muncul dengan senyum mekar yang dipancarkannya. Namun, pagi ini
ada yang beda dari biasanya. Sekarang pagi ku ditemani melodi bising kendaraan
ibu kota. Yahh… biasanya pagi ku ditemani cuitan manja burung-burung sambil
bercanda dibelakang rumah. Tapi, kebisingan kali ini mengantarkan ku pada
sebuah harapan dimasa depan. Hati ku ingin rasanya berlari sekencang mungkin
menyambut sebuah harapan yang datang entah kapan,
sampai aku tak sadar kamu ada tanpa tatapan.
sampai aku tak sadar kamu ada tanpa tatapan.
Yahhh….pagi
ini aku sangat resah memikirkan sosok pendamping masa depan. Untuk mu calon
masa depan yang sampai detik ini aku tidak bisa mendefeniskan anggun senyum mu,
cantik rupa mu, baik akhlakmu, bahkan kokoh iman mu. Jaga selalu ketaatan iman
mu, karena aku akan hadir menuntunmu menuju syurga-nya sesuai janji pada
pencipta ku. Aku memang bukan laki-laki sempurna yang bisa membuat mu terbang
menggenggam bintang-bintang di antariksa dan bisa mewujudkan permintaan yang
kau pinta. Tapi aku yang hanya laki-laki biasa yang hidup diakhir zaman yang
punya cita-cita membangun keturunan shaleh dan shaleha Bersama mu.
Mungkin kamu ragu dengan laki-laki biasa
seperti ku. Aku memang tidak semulia Muhammad SAW, Tidak setaqwa Ibrahim, juga
setabah Ayub, Tidaklah setampan Nabi Yusuf dan sekaya Nabi Sulaiman. Aku hanya laki-laki
biasa yang hidup di akhir zaman. Namun, percaya lah rasa ku pada mu bukan kegilaan
yang biasa, karena cinta ku untuk mu yang luar biasa. Maka dari itu, kelak jika
takdir sudah menyatukan jadilah sosok makmum yang mengingatkan dan menasehatiku
ke arah-NYA. Jangan letih apalagi bosan mengingatkanku untuk terus bersamamu
mendulang pahala dengan menebar benih manfaat dalam kehidupan, Bantu tanganku
menggenggammu ke Jannah-NYA agar kamu dan aku tetap bersatu di dalamnya.
Letih rasanya diri ini, seperti keletihanmu
untuk menantiku menemuimu. Wahai kamu calon pendamping ku mari kita jadikan doa
sebagia senjata melawan hiruk-pikuk akhir zaman yang melalaikan. “Rasa ini untuk mu karena-NYA, maka
cintailah aku karena-NYA”. Jangan berharap aku menjadi laki-laki sempurna,
Maafkan aku karena Aku hanya laki-laki biasa.

Maa syaa Alloh... Tabarokalloh..semangat menulis terus yaa...semoga bs jadi sebuah buku kelak..aamiin
ReplyDeleteAmin Allah๐
DeleteMashaAllah .
ReplyDeleteTetap lah jadi laki laki biasa yang berhati mulia. ๐
Amin yaallah
Deletelaki-laki biasa yang hidup diakhir zaman namun mempunyai cita2 yg luar biasa๐๐
ReplyDeletelaki-laki biasa yang hidup diakhir zaman namun mempunyai cita2 yg luar biasa๐๐
ReplyDeletelaki-laki biasa yang hidup diakhir zaman namun mempunyai cita2 yg luar biasa๐๐
ReplyDeletelaki-laki biasa yang hidup diakhir zaman namun mempunyai cita2 yg luar biasa๐๐
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteKerenn bang
ReplyDelete๐๐
ReplyDelete