PULANGLAH NAK…
oleh: khairul saleh (ruangkosong97)
Terkadang dengan rutinitas kuliah yang padat membuat kita lupa akan kabar orang tua. Mulai dari tuntutan tugas kuliah yang sangat banyak maupun sebagian diantara kita yang mengikuti banyak organisasi maupun komunitas. Kegiatan yang tiada hentinya membuat kita lalai bahwa di rumah ada orang tua yang menunggu kabar kita. Nilai tinggi memang menjadi tujuan dan ikut organisasi hal yang dianjurkan. Tapi di sela-sela kesibukan ada kewajiban memberikan kabar kepada keluarga tercinta.
Kendala
jarak memang menentukan rutinitas bertemu dengan keluarga tercinta. Sama hal-nya
seperti ku keluarga sangat jauh di pulau seberang. Tapi terkadang mahasiswa
yang rumahnya tidak begitu jauh malah seringkali lalai untuk mengunjungi orang
tua mereka. Sejatinya tidak ada alasan untuk tidak pulang melihat senyum letih
yang terpancar di raut wajah mereka.
Sungguh mereka ingin sekali selalu berada bersama kita, mengahabiskan sisa umurnya bersama kita, ingin membagi cerita, hikmah hidup, dan mereka sangat rindu sekali suasana waktu kecil kita dulu selalu berada di pangkuan mereka. Namun, ini semua tidak pernah mereka utarakan pada kita, agar tidak menjadi beban pikiran bagi kita anaknya. Luar biasa ketulusan hati mereka.
Sudah seharusnya kita sebagai anak, sesibuk apapun, se super padat apapun waktu kita, setidaknya kita punya waktu luang untuk mereka. Jarak yang jauh dan tugas kuliah yang banyak seharusnya tidak menjadi alasan bagi kita untuk kembali ke pangkuan mereka. Sejatinya kesenangan orangtua bukan saja pada kesuksesan yang kita dapat, tetapi salah satu kesenangan yang mereka nantikan adalah kebersamaan dengan kita.
“Selagi ada orang tua pulang lah, lihat senyum tulus mereka, mereka sangat merindukan kita. Bukankah takdir tidak ada yang tau kedepannya, mungkin sekarang kita masih bisa bertemu sambil mencium wajah keriput mereka, tapi tidak tau besok atau lusa, bisa jadi kita hanya bisa mencium batu nisan mereka”.
"surga dibawah telapak kaki mereka, nasehat mereka adalah motivasi terhebat yang diberikan sang pencipta"
(ruangkosong97)

GG tulang
ReplyDeleteAnak sholeh...semoga semua langkahmu mendapat ridho oragtua..aamiin
ReplyDeleteamin yaallah
Deletejadi pengen nangis baca
ReplyDeleteOnma naso lobasida mambacana tulang manetek ilunimatai tulang mambacana:(
ReplyDelete