Masih Adakah Sisa Sedikit Waktu Ramadhan
Untuk Keluarga
Untuk Keluarga
OLEH:
khairul saleh (RuangKosong97)
senja
sore ini sangat berbeda dia sangat indah dipandang mata, dia seolah tersenyum
manja yang membuat ku ikut hanyut didalam arusnya. Dia perlahan pergi meninggalkan sepercik
cahaya rindu. Senja kembali bercerita, dia menyapa hati yang sedang lengah, serentak
hatiku kacau di iringi jiwaku terus bergejolak. Rindu semakin pekat dengan
candu yang ingin bertemu. Ah…. Kini aku terjerat dengan rasa yang kumainkan
sendiri, aku terpenjara dalam lamunan yang kini jadi realita yang belum bisa
aku keluar dari dalamnya.
Rindu
bagi anak rantau memang sudah menjadi hal yang lumrah setiap waktunya. Ibarat menu
berbuka saat puasa rindu adalah bumbunya. Banyak hal yang kudapat di rantau orang
ini, aku jadi manusia yang lebih bisa menghargai hal yang dulunya ku anggap
sederhana dan remeh, namun sekarang sangat berharga bagi ku rupanya. Misalkan hal yang dulunya kuanggap
sederhana ketika sahur ada suara ibu yang membangunkan, namun sekarang aku
seolah sedang tersesat dihutan belantara, hanya ada suara alarm bahkan naluri
yang membangunkan.
Mungkin
ini cara untuk menjadikan ku jadi manusia yang lebih mandiri, Tangguh dalam
kesabaran. Namun hasrat untuk pulang sangat terasa ketika sahur hanya dibangunkan
alarm sampai dengan berbuka sendirian. Yah… lagi dan lagi puasa kali ini aku
masih berkelana di rantau orang. Sahur dan berbuka harus kulalui sendiri di
kost yang sederhana dengan menu yang sangat alakadarnya. Kerinduan terus menjadikan
diri ini sebagai bulan-bulanan hingga hancur tanpa merasa ada belas kasihan,
hati terus menyeruak teringat keluarga dan kampung halaman.
Tapi itu semua tidak jadi alasan untuk terus
berjuang mambangkik batang tarandam (merubah
hidup yang lebih baik). Dan pada akhrinya janji terhadap ALLAH SWT untuk orang
tua bisa diwujudkan. Doa ku di sepertiga malam, “mudah-mudahan tahun ini masih ada sisa sedikit waktu Ramadhan untuk sahur dan
berbuka sama (mereka) dikampung halaman”.

No comments:
Post a Comment