“Kondisi Hati Ditengah Corona”
12|4|2020||18:38 Wib
Penulis:
@RuangKosong97
Gelegar
riuh hujan kali ini tidak sedikit pun dapat menghapus kondisi hati yang sedang
murung tidak percaya. Dari jendela kamar, aku menatap semesta semua seolah beku
dan sepi dalam ramainya ibu kota. Tidak tau mengapa, hati-ku berkata kampung
halaman semakin jauh dari padangan. Berusaha nyaman ditanah rantau, walaupun
bathin disiksa dengan rindu dan kecemasan. Saat ini bumi tampak sangat
menyeramkan. Kehidupan semakin hari semakin terasa sedih dan memperihatinkan,
karena tiap saat kita disuguhkan dengan berita yang memilukan.
Jiwa
dan raga seolah tidak berfungsi, diguncang kekhawatiran dan diiringi tangis
tanpa henti. Banyak nyawa yang pergi. Tenaga kesehatan pun seakan tak berdaya
menanganinya, Alat Pelindung Diri (APD) yang sangat susah didapat. Sehingga
terkadang “mereka” harus berjuang untuk nyawa orang banyak, tanpa memikirkan nyawa
mereka sendiri. Seluruh kekuatan sudah dikerahkan untuk menangani sebaran virus
mematikan ini. Namun, yang lebih menyayat hati masih banyak orang-orang yang
tidak peduli dengan kondisi ini, kumpul-kumpul masih jadi kebanggan ditengah
kondisi pandemi.
Kalian
boleh saja tidak sepaham dengan ku, ini hanya kondisi hati-ku ditengah kondisi pandemi.
Boleh dinikmati silahkan dibenci. Dalam hal ini satu pinta-ku “Mari Saling Jaga”,
tolong jangan di acak-acak nyawa orang lain, mungkin kalian merasa memiliki imunitas
yang kuat, tapi belum tentu dengan imunitas orang lain.
Di
tengah ketakutan dan kegelisahan akibat pandemi global saat ini, Ramadhan akan datang
menawarkan semangat dan harapan untuk kita. Dunia ini belum hancur, masih
banyak harapan yang mesti kita wujudkan bersama. Mudah-mudahan raga yang rapuh lekas
sembuh, hati yang hancur kian pulih dan tidak ada lagi nyawa yang hilang karena
virus ini. Aku yakin besok atau lusa kita akan tersenyum dan tertawa Bersama Kembali.
Bagaimana
kondisi hati mu saat ini???
Jawab
dicoment ya...😉
#DirumahSaja
#SalingJaga #JagaKampung #Sholawatin #RamadhanTiba
Tetap semangat bang, Allah with us
ReplyDeletekamu juga semangat
DeletePerihal hati untuk saat ini tidak bisa dikondisikan
ReplyDeleteApakah hati ini harus bersedih atau bahagia
Bersedih dengan bumi yang sedang berperang dengan penghuni bumi itu sendiri
atau dengan musuhnya yg sama sekali tidak tampak
Oleh nya.
Entah hati ini harus bahagia sebab 1 bulan dari 12 bulan
Yang di nanti- nati oleh penduduk bumi akan datang.
yaitu "Ramadhan".
Marhaban ya Ramadhan.
Semangat untuk bg saleh .
Teruslah berkarya karna suatu hari nanti karya bg.
Karna suatu hari tulisan mu akan jadi berharga bg.
👍
semangat dan bismillah
DeleteMantul, terus berkarya Bang
ReplyDeletesemangat
DeleteBesarkan hati, lindungi diri, berdoa setiap hari, meski raga terkadang tak kuasa menahan dunia yang belum sembuh dari pandemi :)
ReplyDeletesemangat dan bismillah
Delete