Wednesday, April 7, 2021

-AKU BAHAGIA BERPISAH DENGAN MU-

 

-AKU BAHAGIA BERPISAH DENGAN MU-
8|4|2021||13:33

Sebelum membaca tulisan ini kita awali dengan doa ya :) “Ya Allah panjangkan umur papa dan ibu serta bahagikan proses cita dan cinta ku”.

Hai, baca ini pelan-pelan saja, jangan terburu-buru nikmati setiap kalimatnya. Aku menulis ini bukan karena ingin memarahi atau mengancammu, apalagi mengajak mu untuk berjuang Kembali mencari bekal menuju surga-Nya yang pernah kita impikan bersama, sama sekali tidak ada niat untuk itu lagi. Ruang kosong yang kamu jadikan tempat singgah untuk berteduh dari derasnya hujan, yang kamu nikmati ketulusannya, serta yang kamu sia-siakan perjuangannya anggap saja itu hadiah perkenalan bersama ku.

Tidak ada perpisahan yang bisa dilakukan dengan mudah, hanya orang-orang yang tidak tulus lah yang bisa melakukan itu dengan sekejap mata. Perpisahan tidak bisa di terka, entah kapan atau seperti apa. Ya, semua akan datang secara tiba-tiba, baik itu tercipta atas penghiatan dibelakang atau melalui proses hilang secara tiba-tiba. Semua tidak bisa di duga, namun tidak bisa dipungkiri perpisahan akan menimbulkan sesal dan duka. Namun, tidak usah ragu ketika sejak awal melibatkan pencipta mulai proses perkenalan sampai dengan perpisahan pasti aka ada ruang Bahagia yang tercipta.

Ahhh…. Coba ingat deh bertapa bodoh nya aku dulu. Aku pernah bermimpi bahwa kamu adalah yang terakhir, bahkan doa ku di sepertiga malam selalu ada namamu yang kuharap akan menemani perjuangan ku menuju surga-Nya. Tapi aku salah besar memberi ruang kosong untuk mu, karena penghinatan malah balasan yang ku terima dan penghianatan terhadap ku malah menjadi kebanggaan bagi mu. Kamu dan teman mu bersorak gembira karena scenario yang kalian buat berjalan dengan baik.

Awalnya aku merasa ini adalah ujian naik kelas atas ketulusan dan perjuangan yang sedang ku usahakan, makanya aku selalu bersikeras untuk bertahan. Banyak teman-teman yang melarang untuk berjuang untuk mu karena harap ku aka nada kebaikan yang akan menggerakan hati mu berubah. Harap ku kamu berhasil melawan trauma masa lalu mu, lagi-lagi aku salah yang datang hanya luka dan kecewa. Aku kasihan padamu karena masih belum bisa sembuh dari luka masa lalu mu, aku gagal menjadi obatnya. Semoga Bahagia selalu bersama mu, seperti bahagia ku berpisah dengan mu.

Akhir-akhir aku sering dibombardir pertanyaan dan pernyataan oleh teman-teman ku, semua itu selalu tentang mu.

Bagaimana dengan wanita misterius itu?

Masih yakin memperjuangkannya? (pake emoticon ketawa)

Wah kemaren aku melihat wanita misterius itu jalan sama laki-laki ini loh!!!

Hei wanita misterius itu sama pacar baru ya aku lihat sekitar jam 21:13 malam loh!!!

Sebenarnya dia gimana sih orangnya kok gonta ganti teman jalan?

Sambil tersenyum, aku coba membaca nya satu per satu. Anehnya sekarang, aku tidak merasa terluka, padahal dulu aku selalu bismillah mempertahankan mu, namun sekarang alhamdulillah yang ada dalam hati ku setelah berpisah dengan mu. Sama sekali tidak ada sesal apalagi kecewa, tak ada sesak apalagi luka, serta semua rasa kagum dan penasaran ku sudah tidak tersisa. semua sudah biasa saja (dalam hati ku bergumam “aku kasihan sama mu, masih saja belum bisa lepas dari kebiasaan buruk mu”).

Jalan kita memang sudah berbeda sejak awal, cara pandang kita terhadap kehormatan mu tidak sepaham. Sekarang sama siapapun kamu, aku tidak peduli. Namun. Mudah-mudahan kamu selelalu ingat pesan bodoh ku “jaga harga dirimu, dengan begitu kamu akan menjaga harga diri ayah dan saudara laki-laki mu”. Semua tentang penghiatan yang terjadi diantara kita, aku sudah maafkan sejak awal. Izinkan aku terus mendoakan kebaikan atas mu. Mengenal mu adalah anugerah bagi ku, sedangkan berpisah dengan mu nikmat luar biasa bahagia yang tak terkira untuk ku. Terimakasih dengan berpisah dengan mu ruang kosong jadi manusia bebas Kembali, bebas menebar benih manfaat pada siapa saja.

“kita boleh-boleh saja bermimpi akan membangun kerajaan yang didalamnya berisi anak-anak shaleh dan shaleha di masa depan, namun jangan pernah lupa kita adalah manusia yang hnaya bisa berusaha dan berdoa. Allah SWT yang akan menakdirkan” (Ruang Kosong)    

Aku bahagia berpisah dengan mu. Sekarang tugas kita sama-sama memperbaiki dan memantaskan diri, setelah proses itu selesai kamu akan bertemu dengan yang pantas tapi doa ku tidak dengan ruang kosong:).

  

No comments:

Post a Comment