Friday, May 4, 2018

“Ironi Gerakan Mahasiswa“


“Ironi Gerakan Mahasiswa“
04|05|18

Oleh: Khairul Saleh



“Hari-hari esok adalah milik kita, Terciptanya masyarakat sejahtera, Terbentuknya tatanan masyarakat, Indonesia baru tanpa orba “

Sejarah telah mencatat bahwa peran mahasiswa bagi negeri ini tidak dapat diabaikan. Banyak sejarah besar Republik ini yang sedikit banyak dipengaruhi oleh gerakan mahasiswa. Sangat menarik untuk dibicarakan jika kita bercerita tentang kata mahasiswa, karena mahasiswa adalah sosok yang istimewa dipandang dari sudut apapun dan luar biasa untuk diceritakan dari segi mana pun serta mempunyai sumbangsih perubahan untuk negeri ini dari masa ke masa.

Tapi saat ini Gerakan mahasiswa mulai redup dan terombang ambing. Layaknya sebuah daun yang dilempar ketengah lautan.

Mungkin hari ini mahasiswa diselimuti virus rasa cemas akan sebuah IPK dan tugas perkuliahan. Sehingga lupa akan sebuah SUMPAH yang seharusnya diperjuangkan untuk perubahaan NKRI kebanggaan. Ketika nurani dan suara perlawanan akan rezim kemunafikan dikalahkan dengan  kesibukan tugas dibangku perkuliahaan, mungkin perubahaan/revolusi negeri yang lebih luar biasa hanyalah sebuah mimpi di sepertiga malam.

Kampus tak lebih baik dari sebuah museum yang penghuninya sibuk mempoles dan mempercantik dirinya dengan kehidupan elit. Penyakit elitis inilah yang menjadi salah satu pemicu tak adanya lagi perlawanan terhadap rezim kemunafikan. Yang kemudian penyakit ini  menghadirkan watak-watak birokrat yang bejat mungkin lebih munafik dari rezim sekarang dimasa depan.

Jika tak ada lagi yang mau bersuara, semua bungkan dan ikut mengalir dengan rezim yang berkuasa, terus hak rakyat siapa yang akan membela. Ini bukan hanya persoalan diri sendiri, tapi persoalan dalam hati yang ingin menegakkan keadilan untuk rakyat disebuah negeri.

Masa depan memang menjadi cita-cita setiap orang, tapi jangan lupa wahai mahasiswa engkau punya sumpah,janji, serta fungsi untuk rakyat yang semestinya harus tetap diperjuangkan. Karena dengan memperjuangkan itu semua, kita akan merasakan mahasiswa yang semestinya. Perjuangan masih panjang, perjuangan terus berjalan. Hari ini bisa jadi pembelajaran untuk hari esok. Mahasiswa harus terus berjuang demi NKRI kebanggan. Berjuang bersama, dan berada di pihak yang seharusnya di bela.

“Tak abu-abu Bila hitam, pastikan kau hitam dan bila putih, pastikan kau putih Jangan abu-abu!”

Maka Teruskan perjalanan ini dengan tenaga dan kakimu sendiri. Dada bumi cukup luas untuk menerima kehadiranmu. Hadapilah tugas maha berat ini dengan jiwa besar, dengan daya juang api semangat yang nyalanya kuat dan keras. Pupuklah rasa Jihad dalam hati sehingga kamu tak gentar menghadapi kemunafikan yang semestinya kamu perjuangkan.


Akhir dari tulisan ini. ALLAH SWT berfirman:

إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلَّذِينَ يُقَٰتِلُونَ فِى سَبِيلِهِۦ صَفًّا كَأَنَّهُم بُنْيَٰنٌ مَّرْصُوصٌ

Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh” (Q.S Ash-Shaff [61] Ayat 4)

Salam Berjuangan Menolak Bungkam!!!
Hidup Mahasiswa!!!
Hidup Rakyat Indonesia!!!


No comments:

Post a Comment