“Nestapa sebuah rasa”
Oleh: Khairul Saleh si
Ruang Kosong
Sore
tadi aku bersandar diantara warna warni pelangi sambil memandang langit yang
begitu luar biasa. Namun seketika aku merasa seperti berselimut semesta yang
terhunus. Nuansa ini seperti mati yang terus berurai tanpa henti. Hati ini
terus memberontak dengan kondisi jagat raya yang mulai bertebaran dengan serpihan
retak berkalang noda hitam. Tentu hati ini tidak boleh merasa paling suci karena
mungkin selera hidup berbeda-beda.
Memang
setiap orang ada zaman dan masanya dan tentu setiap masanya beda realitanya. Akhir-akhir
ini kebanyakan diantara kita terbuai dengan angin sepoi-sepoi dunia. Gaya hidup
yang paling menyayat hati, sang generasi penerus sudah mulai hanyut dengan kebiasaan
orang barat. Ketika kebanyakan diantara
kita terjebak pada sekelumit rasa diantara nestapa. Hal yang seharus tidak terjadi
dengan realita hidup yang kita jalani sudah
mulai menjadi hal yang lumrah.
Menaruh
rasa memang hal yang selalu menghantui kita sebagai anak muda. Namun cinta
bukan hanya sekedar permainan fiktif belaka. Karena cinta persoalan hati yang
bisa menahan tanpa mengumbar rasa sebelum takdir cinta menghampiri. Aku
tak bisa bercerita sebuah rasa tentang cinta, karna rasa tidak akan pernah bisa
diceritakan, ia ada namun sangat mustahil untuk dilukiskan. Cinta yang suci
takkan bisa kita ceritakan hanya dengan sebatas episode film korea sekalipun.
Mungkin
sebagian diantara kita merasa orang yang tidak punya pasangan sebelum halal
adalah orang yang tidak mengikuti perkembangan zaman. Namun hati ini
memberontak itu pemikiran yang salah. Tentu tak ada satu pihak pun yang bisa menepuk
dada sebagai orang yang paling romantic dinegeri cinta, termasuk diri ini. Ini bukan
soal hati yang tidak ingin memilki /dimiliki, namun ini soal rasa pada raga
yang menelusup pada sukma yang harus dijaga samapai janji suci tercipta. Karena
memiliki sudah ada waktu dan masanya sampai doa dan takdir cinta direstui sang
pencipta.
bikin novel sekalian doong qaqaa
ReplyDeletedoakan saja
DeleteEmpty room
ReplyDeleteSerius, temen w so puitis :D wkwk
ReplyDeleteWkwkwk buka. Puitis tapi realita wkwk
Delete*guyon :D
ReplyDeleteTerus manfaatkan penamu yaa :)
👍
DeleteSemangat bang nulisnya,, ditunggu ya novel karya abang😂
ReplyDeleteMau nyaranin aja, klo misalnya ada gunain kata-kata asing itu sebaiknya dicetak miringkan/italic kan ,
ReplyDelete👏👏
ReplyDelete👏👏
ReplyDeleteSubhannallah adik
ReplyDelete👏👏👏👏
Lanjutkan ketua
ReplyDeleteKerenn 👏
ReplyDeleteKeren bgt abang😂
ReplyDeleteKerenan adik lah pual
DeleteKeren bgt abang😂
ReplyDeleteKeren. Ditunggu novelnya
ReplyDeleteDoa kan saja ya hehehwh
DeleteDikumpulin semua yaa...ikut workshop penulis..semoga bisa jadi sebuah buka..aamiin
ReplyDelete